Warga Perkampungan Tua Gantarang Tolak Rapid Test, Ini Alasannya !

Selayar, pulauselayaronline.com-Menyusul ditemukannya 3 kasus positif COVID-19 di Kabupaten Kepulauan Selayar, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kepulauan Selayar langsung melakukan tracking pada warga dan keluarga ketiga pasien positif tersebut.

Salah satu pasien positif COVID-19 inisial PS, umur 24 tahun, pekerjaan mahasiswa, merupakan warga perkampungan tua Gantarang Lalang Bata Desa Bontomarannu Kecamatan Bontomanai. PS saat ini telah dirujuk dan sementara diisolasi untuk menjalani perawatan di Makassar, dan 6 orang yang diduga berinteraksi langsung dengan PS telah dikarantina di salah satu hotel yang ada di Selayar.

Untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona, maka Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (GTPPC-19) kepulauan Selayar bermaksud melakukan Rapid Test massal terhadap warga Gantarang Lalang Bata, namun warga menolak untuk dirapid, hal ini dibenarkan Kades Bontomarannu Andi Alang pada saat ditemui awak media di kantornya Rabu siang (24/06).

“Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah terhadap masyarakatnya, kami telah menyampaikan dan meminta kepada warga untuk dirapid test demi memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19 di Gantarang, namun warga menolak,” ujar Andi Alang.

Sementara itu, Andi Agus salah satu warga Gantarang Lalang Bata membenarkan perihal penolakan warga untuk dirapid test.

“Yang kami inginkan, klo memang di kampung kami dikhawatirkan ada virus Corona, harusnya dilakukan pertolongan pertama terlebih dahulu, yaitu diadakan penyemprotan disinfektan, jangan langsung mau dirapid, “ujarnya.

“Orang yang diisolasi biasanya 14 hari, kami tinggal menunggu 4 hari lagi karena PS yang dinyatakan positif Covid-19 tiba dari Makassar 10 hari yang lalu, Kalau 4 hari kedepan kami tidak merasakan dampak apapun, artinya kami di Gantarang sudah aman dari Virus Covid-19, “jelas Andi Agus.

Ditanyakan kepada warga, apakah mereka tetap akan bertahan untuk menolak ketika nantinya Pemerintah tetap meminta untuk dilakukan Rapid Test.

“Kami akan rapatkan kembali dengan semua warga, kalau memang hasil rapat nantinya tetap menolak untuk dirapid, apapun konsekwensinya, maka kami tetap akan bertahan, “tegas Andi Agus.

Perkampungan Tua Gantarang Lalang Bata terletak di Desa Bontomarannu Kecamatan Bontomanai Kabupaten Kepulauan Selayar dengan jumlah penduduk 137 orang yang terdiri dari 43 KK. (Tim Media).

__Terbit pada
24/06/2020
__Kategori
Berita, Lokal

Tinggalkan Balasan