16 Awak Kapal Perintis KM Asia Satu Dievakuasi Tim Sar Gabungan

Selayar, pulauselayaronline.com- Sebanyak 16 orang awak kapal perintis KM Asia Satu yang terdampar di tebing pantai timur Desa Bontomarannu, Kecamatan Bontomanai Kabupaten Kepulauan Selayar, berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan pada hari Jumat (17/7).

Tim SAR Gabungan, Basarnas, TNI AL dan AD – Polri bersama Tim Tagana dibantu warga dusun Gantarang Lalangbata melakukan evakuasi melalui jalur darat terhadap awak kapal KM. Asia Satu.

Tim SAR gabungan bergerak dari Gantarang Lalangbata pada hari Jumat pagi menuju lokasi terdamparnya KM Asia Satu. Perjalanan darat dengan berjalan kaki ditempuh selama kurang lebih dua jam ke arah timur Gantarang Lalangbata. Jalur yang curam dan terjal tidak menyurutkan semangat Tim SAR dalam operasi SAR ini.

Sekitar pukul 9.00 Wita, Tim SAR tiba di lokasi terdamparnya KM Asia Satu dan mendapati sebagian besar awaknya telah berada di darat. Selanjutnya Tim SAR menyusun skenario evakuasi di jalur terjal.

Komandan Basarnas Pos Selayar, Febrianto kepada tim media selayar menyampaikan bahwa kejadian terdamparnya kapal Asia Satu diketahui setelah ada postingan warga di media sosial. Selanjutnya menerima laporan dari warga Gantarang Lalangbata, yang melaporkan kalau ada sebuah kapal sepertinya mengalami kerusakan di pantai timur Selayar yang bisa dipantau dari Gantarang Lalangbata.

Menerima laporan ini, Basarnas Pos Selayar selanjutnya melakukan koordinasi dan memutuskan untuk melakukan operasi SAR penyelamatan terhadap penumpang kapal tersebut.

“Kami bergerak sejak malam Jumat, namun karena medan dan lokasi belum dipastikan mengingat kapal ini berpindah- pindah karena gelombang, maka kami putuskan operasi SAR dilanjutkan pada Jumat pagi, ” jelas febri.

“Alhamdulillah, semua berjalan lancar dan kami dibantu oleh warga setempat, ” pungkas Febri.

Sementara itu, evakuasi terhadap ke- Enam Belas awak kapal ini dilanjutkan ke rumah sakit dan kepada mereka dilakukan Rapid Test.

Saat ini Enam belas awak kapal KM Asia Sudah dalam penanganan dinas sosial Kepulauan Selayar.

Editor: Ancha

__Terbit pada
17/07/2020
__Kategori
Berita

Tinggalkan Balasan