Penyidik Polres Kepulauan Selayar Rekonstruksi Kasus Kekerasan Terhadap Anak Dibawah Umur Secara Bersama -sama Yang Mengakibatkan Kematian

Selayar, pulauselayaronline.com- Reka ulang ( rekonstruksi ) tersangka kasus kekerasan terhadap Anak dibawa umur secara bersama- sama yang mengakibatkan kematian terhadap korban Andika pada hari Kamis tanggal 08 Oktober 2020 yang lalu, berlangsung di lapangan apel Mapolres Kepulauan Selayar, Kamis (22/10/2020) pagi.

Kasat Reskrim Iptu Syaifuddin, S.Sos., MM saat press release menyampaikan bahwa Reka ulang tersangka dilakukan karena diduga keras berdasarkan bukti yang cukup telah melakukan tindak pidana kekerasan terhadap Anak dibawa umur secara bersama sama yang menyebabkan kematian sebagaimana dimaksud dalam pasal 80 Ayat (3) Jo pasal 76 c berdasarkan undang undang RI No. 17 Tahun 2016 RI No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang No 23 tahun 2020 tentang perlindungan Anak Jo Pasal 170 Ayat (3) KUHPidana.

“Adapun adegan Reka ulang tersangka sebanyak 44 adegan dari 7 TKP dan 6 Orang tersangka,”Ujar Syaifuddin.

  1. Ahmad Nur Als Ahmad Cekba Bin Sollagau,umur 28 Tahun, Alamat Dusun Lembang Matene Timur Kecamatan Pasilambena Kabupaten Kepulauan Selayar.
  2. Zubair Als Bair bin Rusmin,umur 23 Tahun, alamat Jl. Metro Kelurahan Benteng Utara Kecamatan Benteng Kabupaten kepulauan Selayar.
  3. Nur Fajar Als Fajar Bin Hamri, umur 22 Tahun, alamat Paolassang Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar.
  4. Rahmat Risaldi Bin Muhtar Saldi,umur 23 Tahun,alamat Desa Parak Kecamatan Bontomanai Kabupaten Kepulauan Selayar.
  5. Zaenal Als Enal bin Bustam (berteman 5 orang), umur 20 tahun,alamat Dusun Lembang Jaya Desa Patilereng Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten kepulayan Selayar.
  6. Irsandi Als Irsan Bin Muh Burhan,umur 19 tahun,alamat Jl S.Parman Kecamatan Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar.

(Humas Res Selayar).

__Terbit pada
22/10/2020
__Kategori
Berita, Hukum

Tinggalkan Balasan